tulisan hidup berjalan

Hi! This is O-live's Live.. :D always like an "O" and "Iam Alive" :D

Kamis, 16 Februari 2012

CINA : PAKAIAN TANPA PERLU DI CUCI



Apakah anda seorang yang sibuk dengan kegiatan sehari-hari dan tidak mampu meluangkan waktu untuk sekedar mencuci pakaian anda sendiri? Sekarang anda tak perlu risau lagi karena baru-baru ini telah ditemukan pakaian yang bisa membersihkan diri sendiri tanpa perlu dicuci.



Berawal dari riset yang dijalankan oleh para peniliti di Universitas Shanghai dan Hubei di Cina ini yang akhirnya diterbitkan dalam  edisi terbaru jurnal Applied Material and Interfaces.

Para ahli dari Cina tersebut telah menemukan lapisan kimia yang berasal dari titanium dioksida, yang mampu membersihkan bahan katun pada pakaian dari kotoran dan bau tak sedap. Zat kimia tersebut dianggap sebagai katalis yang berguna dalam melunturkan kotoran organik. Cara kerjanya cukup unik, yakni dengan membiarkan pakaian tersebut terkena sinar matahari agar partikel-partikel kimia di dalamnya dapat berfungsi.
Para pakar perdagangan meramalkan bahwa inovasi ini dapat menjadi suatu gebrakan di pasaran karena jumlah permintaan yang banyak akan “pakaian serbaguna”.
Penggunaan zat kimia ini telah diaplikasikan ke berbagai alat rumah tangga seperti jendela yang bisa membersihkan diri tanpa bantuan manusia, kaos kaki tanpa bau, bahkan ubin untuk di dapur dan kamar mandi yang selalu tampak bersih.
Akan tetapi ada beberapa kendala untuk penggunaannya pada pakaian. Diantaranya sistem kerjanya yang mengharuskan pakaian terkena sinar matahari membuat seolah-olah menjadi kurang praktis untuk digunakan sehari-hari.

Kamis, 09 Februari 2012

BAHAYA MENIUP MAKANAN & MINUMAN YANG MASIH PANAS




Biasanya ketika kita makan makanan atau minuman yang panas maka kita meniupnya agar 
makanan atau minuman yang masuk ke mulut kita menjadi dingin. Hal ini dapat berisiko terhadap kesehatan kita dikarenakan makanan atau minuman yang masih panas tersebut akan mengeluarkan uap air yang mana kita tahu uap air adalah H2O(aq).

Jika kita meniupnya, maka kita akan mengeluarkan gas CO2 dari dalam mulut. menurut reaksi kimia, apabila uap air bereaksi dengan karbondioksida akan membentuk senyawa asam karbonat (carbonic acid) yang bersifat asam.
...
H2O + CO2 => H2CO3

Perlu kita tahu bahwa didalam darah itu terdapat H2CO3 yang berguna untuk mengatur pH (tingkat keasaman) di dalam darah. Darah adalah Buffer (larutan yang dapat mempertahankan pH) dengan asam lemahnya berupa H2CO3 dan dengan basa konjugasinya berupa HCO3- sehingga darah memiliki pH sebesar 7,35 – 7,45 dengan reaksi sebagai berikut:

CO2 + H20 <= H2CO3 => HCO3- + H+

Tubuh menggunakan penyangga pH (buffer) dalam darah sebagai pelindung terhadap perubahan yang terjadi secara tiba-tiba dalam pH darah. Adanya kelainan pada mekanisme pengendalian pH tersebut, bisa menyebabkan salah satu dari 2 kelainan utama dalam keseimbangan asam basa, yaitu asidosis atau alkalosis.

Asidosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung asam (atau terlalu sedikit mengandung basa) dan sering menyebabkan menurunnya pH darah.
Sedangkan Alkalosis adalah suatu keadaan dimana darah terlalu banyak mengandung basa (atau terlalu sedikit mengandung asam) dan kadang menyebabkan meningkatnya pH darah.

Kembali lagi ke permasalahan awal, dimana makanan kita tiup, lalu karbondioksida dari mulut kita akan berikatan dengan uap air dari makanan dan menghasilkan asam karbonat yang akan mempengaruhi tingkat keasaman dalam darah kita sehingga akan menyebabkan suatu keadaan dimana darah kita akan menjadi lebih asam dari seharusnya sehingga pH dalam darah menurun, keadaan ini lebih dikenal dengan istilah asidosis.

Seiring dengan menurunnya pH darah, pernafasan menjadi lebih dalam dan lebih cepat sebagai usaha tubuh untuk menurunkan kelebihan asam dalam darah dengan cara menurunkan jumlah karbon dioksida.
Pada akhirnya, ginjal juga berusaha mengkompensasi keadaan tersebut dengan cara mengeluarkan lebih banyak asam dalam air kemih.
Tetapi kedua mekanisme tersebut tidak akan berguna jika tubuh terus menerus menghasilkan terlalu banyak asam, sehingga terjadi asidosis berat. Sejalan dengan memburuknya asidosis, penderita mulai merasakan kelelahan yang luar biasa, rasa mengantuk, semakin mual dan mengalami kebingungan. Bila asidosis semakin memburuk, tekanan darah dapat turun, menyebabkan syok, koma dan bahkan kematian.